Pelajari Biaya Kesempatan

Budi Rismayadi

Dalam kehidupan sehari-hari setiap individu selalu membandingkan bagaimana waktu yang sudah mereka lewati dengan seberapa manfaat yang sudah mereka peroleh, dalam kata lain setiap orang akan berusaha mencapai titik dimana kualitas waktu menjadi ukuran keberhasilan aktivitas mereka setiap hari.

Hal yang paling mudah dilakukan untuk mengukur bagaimana manfaat yang diperoleh setiap orang dalam melakukan aktivitas harian mereka tentu saja dengan melihat seberapa tepat mereka bisa membuat sebuah perencanaan yang bisa memberikan tambahan penghasilan, sebut saja seseorang akan lebih menghitung seberapa pendapatan yang mungkin akan mereka peroleh jika mereka memanfaatkan waktu dengan menjual sebuah produk secara online, sementara dalam waktu yang bersamaan dia bekerja sebagai seorang karyawan dalam sebuah perusahaan sambil tidak berhenti menawarkan jasa paruh waktu sepulang bekerja untuk menyelesaikan sebuah proyek kepada rekan kerjanya.

Tidak banyak orang yang mampu mengerjakan berbagai macam pekerjaan seharian, bahkan tentu saja tidak bisa dilakukan oleh orang yang menganggap dirinya seperti superman, waktu membatasi gerak setiap orang untuk menuntaskan setiap pekerjaan, tapi bisa jadi anggapan itu tidak seperti yang dibayangkan dimana seseorang berada dalam dua tempat berbeda pada waktu yang bersamaan, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan telah demikian cepat mengubah wajah dunia ini termasuk cara berfikir setiap orang.

Munculnya pemikiran bahwa setiap orang telah membuang banyak biaya untuk menjalankan kehidupan sehari hari, terlebih karena waktu yang mereka lalui tidak bisa memberikan tambahan nilai yang besar bagi dirinya, bisa dibayangkan seorang mahasiswa yang merelakan waktunya terus berlalu untuk  mendapatkan manfaat tambahan pengetahuan apabila dibandingkan dengan kesempatan yang sudah mereka lewatkan untuk mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang cukup besar.

Jika seorang mahasiswa memilih untuk bekerja dengan penghasilan setidaknyasebesar Rp. 2 juta setiap bulan (angka ini relatif sedikit untuk ukuran penghasilan bekerja di kota besar), maka dalam waktu satu tahun secara sederhana dapat dihitung bahwa mahasiswa itu akan memperoleh penghasilan sebesar Rp. 24 juta dan ini akan mengurangi besarnya biaya yang harus mereka keluarkan untuk membayar biaya kuliah, maka mahasiswa yang bekerja paruh waktu selepas kuliah sebenarnya sedang berusaha untuk meminimalkan kerugian dari biaya kesempatan yang terjadi.

Banyak mahasiswa sekarang ini yang mulai melirik untuk membangun bisnis, banyak teori yang menawarkan bagaimana peluang keberhasilan yang bisa diperoleh dari membangun bisnis modern, namun tidak sedikit mahasiswa yang membangun bisnis konvensional meskipun jatuh bangun dan melewati sembilan puluh sembilan kali kegagalan yang menyedihkan, bahkan tidak sedikit yang mencoba peruntungan dalam bisnis entertainment dan jasa lain yang demikian gemerlap dan dipenuhi impian yang indah.

Sebagian orang yang memilih untuk mulai membangun sebuah usaha tentu memiliki banyak kesempatan dibandingkan dengan orang lain yang memilih untuk melanjutkan studi diperguruan tinggi, meskipun sudah barang tentu kualitas sumber daya manusia diantara mereka pasti akan memperlihatkan perbedaan,  namun akan lebih tepat jika kemudian mulai diperkenalkan bagaimana membangun dunia usaha dikalangan mahasiswa sehingga mereka akan lebih siap untuk melewati masa masa yang akan datang dengan kemampuan mereka menjadi inovator handal yang memberikan kontribusi besar bagi pembangunan nasional.

Mereka yang berfikir marjinal biasanya akan mudah menangkap peluang yang muncul disetiap waktu dan kesempatan yang ada, tidak sedikit mahasiswa yang memiliki keahlian di berbagai bidang dan berusaha memanfaatkan keahlian yang mereka miliki untuk memperoleh tambahan penghasilan, mahasiswa yang menjajakan makanan, menjual buku ajar, bahkan rela menawarkan jasa mencuci pakaian teman temannya, dengan tujuan untuk memperoleh manfaat tambahan penghasilan mereka, ini telah menjadi kisah menarik dan banyak ditulis menjadi sebuah buku tentang keberhasilan dalam membangun sebuah bisnis sampai dengan kisah sukses orang luar biasa yang mengawali usahanya dari sesuatu yang biasa.

Berbicara kembali mengenai biaya kesempatan yang ada disetiap kesempatan memang memerlukan cara khusus yang harus terus menerus dicoba, sehingga setiap orang akan memahami bahwa semua ini bukan semata mata mengenai bagaimana kita menyikapi hidup ini untuk bertaruh mendapatkan uang yang banyak, tetapi lebih kepada upaya apa yang harus kita lakukan untuk dapat memberikan manfaat kepada orang lain, bayangkan jika kita memiliki sumber daya yang demikian melimpah tetapi dibiarkan begitu saja, maka sudah bisa dipastikan tidak akan ada orang yang bisa mencapai harapan mereka untuk hidup sejahtera, dan sumber daya paling melimpah dan selalu terlewatkan dalam diri kita adalah waktu.

Demikian berharganya waktu, karenanya kita bisa membuat sebuah perencanaan besar untuk mengisi perjalanan waktu yang kita lewati dengan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kita semua, memberikan tambahan nilai dan penghasilan yang besar tanpa harus mengorbankan sebagian waktu lain untuk mengerjakan aktivitas rutin, dalam arti bahwa setiap orang bisa dan memiliki kemampuan untuk mengatur bagaimana waktu dimanfaatkan secara optimal.

Dia bisa berada dalam satu tempat untuk mengerjakan pekerjaan intinya, sedangkan dibagian lain bisnis yang dia bangun dengan manajemen yang baik akan menjadi mesin penghasil uang yang cukup efektif, bahkan jika memungkinkan jaringan yang berhasil dia bangun melalui konsep waralaba akan menjadi robot yang tanpa lelah menghasilkan nilai yang cukup besar baginya.

Bagaimana kita mencoba untuk memulai fokus kepada satu hal tentang mempelajari biaya kesempatan yang selalu ada dalam berbagai aktivitas dan mengubahnya menjadi peluang untuk meraihnya menjadi tambahan penghasilan nyata yang bisa memberikan manfaat besar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s