Bangkitkan Kembali Bercocok Tanam

Melihat kondisi pertanian dan perkebunan di Kabupaten Karawang beberapa tahun terakhir tampaknya terus mengalami kemunduran, bahkan untuk areal tanah sawah dan ladang saja dinas terkait dari pemerintah daerah sendiri sampai tidak memiliki data valid berapa sebenarnya luas areal sawah dan perkebunan terbaru di Karawang, angka yang selama ini diyakini dan dipercaya disebut-sebut luas areal sawah sekitar 93 ribu hektar, padahal bukan tidak mungkin sebenarnya jumlah itu sudah berkurang, lihat saja dengan semakin banyaknya lahan sawah yang berubah fungsi menjadi pemukiman.

Apakah ini sebuah sinyal bahwa pemerintah daerah sebenarnya sudah tidak lagi memprioritaskan pembangunan sektor pertanian karena dianggap sudah tidak produktif lagi, atau mungkin karena perubahan paradigma masyarakat sendiri yang menganggap bahwa sektor pertanian bukan lagi menjadi matapencaharian utama, tentu saja hal ini harus kita sadari bersama bahwa sebenarnya sebagian besar masyarakat di Karawang masih berada dipedesaan yang sudah jelas mengandalkan sektor pertanian sebagai penghasilan utama mereka, sehingga perlu disampaikan penekanan kepada pemerintah daerah agar membuat sebuah peraturan dan kebijakan untuk melindungi sektor pertanian dari alih fungsi yang merugikan masyarakat petani.

Kemudian kita sendiri sebenarnya menyadari bahwa disekeliling kita masih terdapat lahan-lahan yang tidak dimanfaatkan secara optimal, padahal sebenarnya untuk merawat dan memanfaatkan lahan tersebut tidaklah membutuhkan biaya yang tinggi, ini lebih disebabkan karena kurangnya semangat kita untuk berhemat dan berusaha memenuhi kebutuhan sendiri, perekonomian subsisten sebenarnya dapat diberlakukan dalam kondisi seperti ini, resiko menanam kebutuhan pangan di pekarangan rumah sendiri tidak mengandung resiko besar dalam menghadapi kemungkinan gagal panen

Jika saja sinergitas antara pemerintah dan masyarakat lebih ditingkatkan lagi tentu saja akan lebih mampu menciptakan pembangunan masyarakat yang berkualitas, pemerintah bisa merangsang agar masyarakat memiliki semangat untuk bercocok tanam dilahan sendiri seberapapun luas lahannya untuk keperluan mereka dalam memenuhi kebutuhan pangan, dan merangsang para pengusaha lokal untuk mengembangkan industri pertanian dengan skala yang lebih luas untuk memenuhi kebutuhan pasar, dan ini hanya mungkin terjadi apabila pemerintah memiliki keseriusan untuk membangun sektor pertanian yang lebih baik dan terpadu, serta masyarakat dapat menerima dan melaksanakan program ini dengan penuh semangat.

Mari bankitkan kembali tradisi dan budaya bercocok tanam dilingkungan kita, dengan mencoba menanam satu pohon sayuran dalam kantong plastik atau media lainnya dihalaman rumah hingga berhasil dipanen dan kita akan merayakan keberhasilan itu dengan suka cita, bahwa dari satu hal yang sederhana kita akan memiliki semangat dan mampu menghasilkan yang jauh lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan kita, jika bukan kita yang memulainya tidak akan ada orang lain yang akan mencobanya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s