Karawang dalam sudut pandang geografis dan pertanian

Sumber Tulisan dari situs Departemen Pertanian Jawa Barat

Kabupaten Karawang merupakan salah satu kabupaten lumbung padi di wilayah Pantura Propinsi Jawa Barat, yang luas wilayahnya mencapai 1753,27 km2. Sebagian besar topografi berbentuk dataran dengan variasi ketinggian antara 0-5 M diatas permukaan laut, dan sedikit bagian wilayah berbukit. Secara umum jenis tanah di Kabupaten Karawang terdiri dari alluvial terutama pada lahan sawah dataran rendah, sedangkan untuk daerah berbukit terdiri dari padzolik dan latosal.

Berdasarkan penggunaan lahan tahun 2001 Kabupaten Karawang lahan pertanian terdiri dari 93.590 ha lahan sawah (86% adalah pengairan teknis) dan 81.737 ha lahan kering (9% Tegalan, 30 % Pekarangan). Lahan sawah umumnya ditanam padi 2 kali setahun, yang mencakup luasan 91.373 ha. Pola tanam yang umum di praktekkan petani adalah padi-padian, palawija. Tanaman palawija yang ditanam adalah kedelai, kacang ijo atau sayuran buncis.

Wilayah Administrasi Kabupaten Karawang dibagi menjadi 4 Kawedanan (Pembantu Bupati), 22 Kecamatan dan 307 desa/kelurahan.

Jumlah penduduk Kabupaten Karawang sampai akhir tahun 2001 adalah 1.767.945 jiwa terdiri dari 890.510 jiwa laki-laki dan 877.435 jiwa perempuan; dengan kepadatan rata-rata 1.007,23 orang/km2.

Iklim Kabupaten Karawang termasuk tipe iklim D (oldeman) dengan curah hujan rata-rata 1425,5 nm pertahun dengan jumlah hari hujan rata-rata 69,75 hari/tahun.

Masa tanam padi puncaknya pada bulan-bulan April-Juli dan Nopember-Januari; dengan puncak masa panen padi pada bulan-bulan Februari-April dan Juli-Oktober, dan Produksi padi Kabupaten Karawang mencapai 1.109.614 ton per tahun pada tahun 2001.

Visi dan Misi Kabupaten Karawang

Visi : “Terwujudnya Kabupaten Karawang yang damai, maju sejahtera melalui pemulihan perekonomian yang tangguh, berkesinambungan dan berwawasan lingkungan berdasarkan iman dan taqwa”.

Misi : “Memantapkan Kabupaten Karawang sebagai lumbung pangan yang berorientasi agri bisnis dan berwawasan lingkungan”.

Misi dijalankan dalam 3 program:

1. Meningkatkan produktivitas komoditi pertanian dan kehutanan yang memiliki daya saing dan nilai sosial ekonomi yang tinggi.

2. Mengembangkan kemitraan dan kewirausahaan pertanian dan kehutanan yang maju dan mandiri.

3. Meningkatkan partisipasi aktif dan pelayanan masyarakat dalam mengembangkan pertanian dan kehutanan.

2 thoughts on “Karawang dalam sudut pandang geografis dan pertanian”

  1. Dengan seiring biaya hidup yg makin berat, dan kondisi karyawan swasta yg terancam dgn sistem out sourcing maka sy mohon petunjuk berbagai alternatif usaha agribisnis yg cocok di karawang, dan bisa dijalankan dgn modal yg relatif kecil, trimakasih

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s