AKIBAT KEKERINGAN, PETANI DI KARAWANG TERANCAM GAGAL PANEN

Sumber di peroleh dari : http://www.suarakarya-online.com

Rabu, 8 Agustus 2007
KARAWANG (Suara Karya): Kabupaten Karawang yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Indonesia mulai didera musim kemarau. Para petani di beberapa wilayah di kabupaten itu mengeluh kesulitan air.

Salah satu wilayah di Karawang yang dilanda kekeringan adalah Kecamatan Pakisjaya. Meski air masih mengalir ke Kecamatan Pakisjaya, karena warga memprioritaskan untuk kebutuhan sehari-hari, ancaman gagal tanam tetap menghantui petani di kawasan tersebut. Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Batujaya.
Jika dalam waktu seminggu nanti pasokan air belum normal, maka para petani terancam gagal tanam. Para petani amat mengharapkan datangnya pasokan air lebih banyak dari aliran air saluran irigasi.
Koordinator Serikat Petani Karawang (Sepetak), Deden Sofian, mengatakan di Karawang, Selasa, sejak musim kering tahun ini, produksi padi di Karawang merosot tajam hingga 50 persen.
Dari produksi sekitar 6 ton per hektare sawah setiap kali panen, kini hanya sekitar 3-4 ton setiap kali panen. “Selain kekeringan, serangan hama juga kerap menghambat produksi padi. Makanya di musim kekeringan ini para petani sengsara,” kata dia.
Dikatakannya, hampir beberapa pekan sejak kekeringan melanda Kecamatan Pakisjaya dan beberapa wilayah di Kecamatan Batujaya, hingga kini pasokan air yang menjangkau area persawahan para petani di dua kecamatan tersebut masih saja tersendat. Bahkan, ancaman para petani untuk menjebol irigasi pun belum serius didengar oleh pihak terkait.
Menurut Deden, kini kondisi air yang mengalir menuju dua wilayah tersebut masih belum normal.
“Walaupun pada Minggu (5/8) kemarin, air sempat mengalir ke Kecamatan Pakisjaya, kondisi air yang tidak normal itu belum bisa mengairi area persawahan. Toh, para petani di dua kecamatan itu sampai sekarang masih marah dan kesal karena janji pihak terkait untuk menyalurkan air menuju daerah mereka belum juga ditepati,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Karawang, Budiwanto, menyatakan, pada dasarnya pihak Perum Jasa Tirta (PJT II) Jatiluhur sudah menyalurkan air menuju irigasi di daerah Kecamatan Pakisjaya dan Batujaya. Namun karena banyak terjadi pembobolan yang dilakukan warga di tengah perjalanan irigasi, maka air menuju dua daerah tersebut kecil atau bahkan tidak ada sama sekali.
Atas hal tersebut, dia meminta agar dinas terkait hingga tingkat kecamatan dan desa mengamankan saluran irigasi di daerahnya. “Sambil menunggu normalnya saluran air, semua pihak harus berupaya mengamankan pasokan air. Jika tidak, maka akan sulit mendapatkan air, karena ternyata banyak warga membobol irigasi di tengah jalan,” katanya. (Ant/Dwi Putro AA)

One thought on “AKIBAT KEKERINGAN, PETANI DI KARAWANG TERANCAM GAGAL PANEN”

  1. Survey done over 50, 000 year culture and these people have a sort of how to
    improve your sperm count ‘male menopause. The popular herbal supplement milk thistle might help to put out when the man cannot maintain an erection!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s