PESAWAHAN DI KARAWANG TERANCAM KEKERINGAN

Tampaknya persoalan kekurangan air bagi pertanian ini dari tahun ke tahun tidak pernah terhenti, bahkan tampaknya seperti tidak pernah ada solusinya, Demo para petani selalu berkaitan dengan kurangnya distribusi air untuk sawah yang kemudian berkembang pada persoalan rendahnya kualitas hasil pertanian, atau harga gabah yang jatuh.

Memang pertanian di Karawang menjadi semakin menurun kualitasnya salah satunya karena  faktor distribusi air yang tidak baik, banyaknya saluran irigasi yang rusak dan distribusi debit air yang berlebihan untuk sektor industri, sementara pemerintah menyatakan bahwa untuk pemeliharaan saluran irigasi di Karawang setiap tahunnya membutuhkan anggaran yang sangat besar yaitu berkisar 400 miliar rupiah !!.

Semestinya pemerintah melihat balik pengalaman pengelolaan pertanian di Karawang, jika dulu pengelolaan pengairan menjadi tanggungjawab bersama mulai dari tingkat Desa sampai dengan kecamatan dengan melibatkan warga petani, pola gotong royong dan tanggung renteng pekerjaan menjadi tradisi warga, namun sekarang ini semuanya itu menjadi semakin berkurang dan nyaris hilang, sehingga pemerintah harus menganggarkan biaya yang tinggi bukan saja untuk perbaikan fasilitas infrastruktur tetapi juga termasuk biaya tenaga kerja.

Bisakah tradisi gotong royong ini kemudian di tumbuhkan kembali ? sebelum akhirnya benar-benar hilang dari tradisi warga ?, ini persoalan yang pelik dimana perkembangan sikap individual warga menjadi semakin tinggi dan rasa solidaritas menjadi berkurang, untuk memupuk kembali tumbuhnya kebersamaan tentunya menjadi semakin sulit, tetapi perlu diupayakan kembali sebelum semuanya menjadi sangat tidak mungkin dilakukan, artinya ketika masyarakat menjadi tidak memiliki keinginan untuk mengerjakan sesuatunya bersama-sama, dengan demikian persoalan tersebut tidak akan pernah tuntas, dan pemerintah harus menanggung biaya yang sangat besar.

Program Sederhana yang bisa dilakukan saat ini adalah dengan menggalang persamaan persepsi dalam sebuah event dikalangan masyarakat yang melibatkan semua unsur, baik dari organisasi tani, LSM, Karang Taruna, Pramuka, Pecinta Alam dan lainnya untuk bersama-sama membenahi sarana dan prasarana infrastruktur pertanian dengan difasilitasi oleh pemerintah daerah dan di motori oleh perusahaan yang memang memiliki kepedulian terhadap para petani, sulitkah kegiatan ini dilaksanakan ?, tentunya kita belum pernah mencobanya dan mungkin kegiatan ini tidak mustahil bisa dilakukan jika kita semua memiliki komitment untuk sama-sama membangun masyarakat khususnya disektor pertanian.

6 thoughts on “PESAWAHAN DI KARAWANG TERANCAM KEKERINGAN”

  1. I’m excited to uncover this page. I wanted to thank you for ones time just for this fantastic read!! I definitely loved every part of it and i also have you bookmarked to look at new information in your web site.

  2. Today, I went to the beachfront with my children. I found a
    sea shell and gave it to my 4 year old daughter and said “You can hear the ocean if you put this to your ear.” She placed the shell to her ear and screamed.

    There was a hermit crab inside and it pinched her
    ear. She never wants to go back! LoL I know this is entirely off topic but I had to tell someone!

  3. Many natural ingredients, such as virgin coconut
    oil, tamanu oil, lavender essential oil, and rose geranium essential oil,
    can help your skin fight free radicals and slow down the aging process.
    This may be particularly helpful for people who suffer from
    immune disorders, like AIDS, for this reason. Olive oil is also good, but not
    after it has been heated.

  4. It can also spread the infection into the bloodstream.
    When purchasing raw garlic, choose plump, firm, white bulbs with the papery skin still intact
    on the bulb. Low blood levels of vitamin D is one of the main reasons we have a flu season.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s