Waspadai Banjir di Awal Tahun 2008

Tampaknya Karawang harus ekstra hati-hati menghadapi musim penghujan di akhir tahun 2007 dan awal tahun 2008, berdasarkan pengalaman biasanya banjir yang terjadi di Karawang selalu pada menjelang tahun baru atau awal tahun, ini seperti menjadi “agenda tetap” banjir tahunan yang melanda pemukiman sepanjang aliran sungai Cibe’et dan Citarum.

Tampaknya selama ini kita masih disibukkan dengan rencana pengamanan dan evakuasi korban banjir, dan beberapa simulasi dalam rangka menghadapi kemungkinan banjir setidaknya telah dilaksanakan, bahkan di bentuk team evakuasi dan para relawan dari berbagai organisasi untuk ikut terjun menyelamatkan dan membantu para korban banjir, tetapi hingga saat ini upaya untuk mencegah terjadinya banjir masih jarang di lakukan, seperti misalnya sosialisasi bagaimana menjadikan hutan di hulu sungai dan sekitar hutan tidak gundul dengan program penanaman kembali hutan, atau upaya untuk tidak menjadikan daerah resapan air sebagai objek pembangunan pemukiman dan bisnis, hal yang paling sederhana adalah membiasakan masyarakat untuk mulai menyadari pentingnya membuat resapan air di halaman rumah dan menjaga kali tetap berfungsi atau tindakan lain yang secara komprehensif bisa mencegah datangnya banjir.

Karawang adalah jalur yang rawan terjadi banjir, karena terdapat dua aliran sungai besar yang melintang yaitu Cibe’et dan Citarum, sementara di hulu sungai dan beberapa anak sungai yang mengalirkan air dari hutan dan pegunungan sedikitnya telah berkurang atau bahkan beralih fungsi, kemudian di daerah hilir sungai yang terkadang dijadikan objek penggalian pasir yang mengakibatkan terjadinya pendangkalan sungai, seperti yang terjadi di Desa Telukbuyung Kecamatan Pakisjaya Karawang, dimana sungai Citarum menjadi semakin lebar karena terjadi longsoran tanah darat yang disebabkan oleh aktivitas penyedotan pasir yang hingga saat ini tetap berlangsung, diperkirakan telah terjadi pendangkalan dasar sungai di daerah ini, dampaknya apabila debit air bertambah sementara di bagian hilir terjadi pendangkalan bukan tidak mungkin air akan meluap dan menjebolkan kembali tanggul di sepanjang sungai seperti yang terjadi pada banjir tahun 2007 yang lalu.

Jadi mulai dari sekarang kita harus lebih waspada…….persiapkan diri kita dan keluarga untuk menyelamatkan diri dan harta benda dari ancaman banjir yang bukan tidak mungkin akan lebih parah dari tahun sebelumnya…….

Satu Tanggapan ke “Waspadai Banjir di Awal Tahun 2008”

  1. Rohmat Sarman Says:

    Kok diwaspadai sih kang? Saya malah lebih suka mengatakan “Cegah Banjir”, hehehe…


Tinggalkan Balasan