Gunung Sanggabuana Karawang

dahulu gunung ini dikenal dengan air terjunnya yang memikat banyak pengunjung, bahkan dari tahun ke tahun pertumbuhan angka pengunjung objek wisata terus menerus bertambah, di gunung ini terdapat beberapa air terjun yang dalam bahasa sunda disebut ‘curug’ yaitu curug cigentis, curug lalay, curug santri dan banyak lagi.

Beberapa tahun kemudian di gunung ini dibangun pusat latihan militer (kalau tidak salah di bangun pada waktu Bapak Ryamizard Ryakudu menjabat sebagai Komandan Batalyon Linud 305 Karawang) dan sering digelar acara latihan tempu. beritanya klik web TNI.

Gunung Sanggabuana memang sangat indah, namun semakin hari semakin terancam pengrusakan dan kini sudah sedikit pengunjung yang mendatangi objek wisata tersebut. Tampaknya perlu perencanaan dan perbaikan fasilitas agar gunung ini kembali menjadi objek wisata unggulan Karawang

About these ads

22 thoughts on “Gunung Sanggabuana Karawang”

  1. Sangga buana rusak kelestarian alamnya ?? Saya kira tidak benar..!

    Saya sering berkunjung ke sangga buana, namun yang menjadi masalah adalah penyediaan fasilitas wisata yang kurang memadai..! Wisata di G. sanggabuana cocok untuk tracking jalan atau sepeda gunung. Namun tracking tsb kurang dibenahi dan dikelola. Misalnya diberi nama tracking apa gitu trus juga diberi coneblok biar klo hujan tidak berlumpur.

    1. semoga latihan TNI di sanggabuana juga bisa memberi kontribusi untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan agar gunung sanggabuana tetap lestari dan memberi manfaat untuk masyarakat banyak….selamat latihan semoga lancar dan TNI tetap jaya

    1. Terimakasih kritikannya, untuk itu anda yang akan berkunjung harus lebih berhati-hati dan tentunya harus berani untuk menyatakan keberatan apabila ada oknum yang memanfaatkan anda.

    1. Memang kondisi yang hingga saat ini belum bisa di tata adalah cenderung banyak warga masyarakat sekitar yang berjualan di lokasi curug, sehingga selain mengganggu pemandangan juga berdampak pada pencemaran lingkungan dari sampah, ini harus menjadi perhatian pengelola kawasan wisata untuk lebih bisa mempertahankan keaslian lokasi curug

  2. Assalamualaikum,,
    saya da rencana ke sana minggu depan, tepatnya tanggal 14 november. bisa minta rute ke sana yang lengkap?.. saya berangkatnya dari tg.Priok. kalo bisa tolong bales ke email sy ya.. thx
    nurjanah

  3. hai freand …

    Aku dulu mmg suka naik gunung karna aku sekarang sudah menikah jadi jarang naik gunung lagi, boleh tahu alamat gn sanggabuan itu yang kumplitnya ?

    thanks ridwan

  4. Juni 1998. pertama kali aku menginjakan kaki di kota krw.daerah yang paling berkesan adalah Loji. dengan swasana alam yang tenang, keramahan tamahan warganya,bening airnya, dan smilir anginya membuat aku terbuay untuk berlama lama tinggal disana.10 th tlah berlalu Loji kini bukan Loji yang dulu,Loji kini Bising dengan swara kendaraan sesekali terdengar swara dentuman snjata, tak ada lagi tegur sapa tak ada saling perduli dan berbagi,hutan yang dulu banyak ditumbuhi kayu kayu langka sekarang hanya tinggal beberapa dan itupun sudah mnunggu mati karna tangan tangan jail yang mengikis kulitnya.
    Oh…. Lojiku oh….sanggabuanaku.

  5. Bos, ane prnah k cigentis 4th yg lalu. Sedih jg baca komen dr rekan yg laen. Di cariu ds cibeureum ad jg bukit dg nama yg sama, sanggabuana…

  6. gw pernah kesana barengtemen2 gw..g taunya diatas sana banyak makam keramat…kata kuncennya ada makan prabu siliwangi… tapi gw g yakin..yang gw tau makam kang prabu g ada…
    suasananya asiik..tapi pas nyampe dipuncaknya banyak warung..waktu itu ada 3 warung yang buka..padahal kata temen gw waktu dia kesana tahun 2000 belum ada sama sekali..masih lebat ama pepohonan…sekarang kalo kesana mending bawa duit yg banyak sebab makanan di warung itu sangant mahal…bukan berarti nantinya akan timbul warung2 lainnya…mungkin jg nantinya akan dijejali wanita2 nakal..yang bisa membuat suasana ziarah semakin kaga khusyuk….kl mo bermalam mendingan di dekat pancuran mas..suasananya lumayan sepi..

  7. sobat arya,
    emang bener kalo selama ini objek wisata gunung hutan khususnya di sanggabuana belum di tata dengan baik, entah mungkin karena ingin menjaga dan mempertahankan keasliannya atau kendala ketidakpedulian untuk mengembangkan objek wisata ini padahal data menunjukkan lebih dari 1000 pengunjung per bulan yang datang kesana apalagi sekarang ada tempat untuk kemping dan outbond nya, mudah-mudahan kedepan objek wisata ini dapat lebih dipercantik agar anda dan kawan-kawan betah untuk kembali berkunjung

  8. kemarin gua kesana ama temen2dari jakarta, ternyata dari dulu sampe sekarang belum dapat ditempuh dengan kendaraan sampe deket dengan curug, dari parkiran aja kudu jalankaki krg lbh 1 1/5 km lagi baru nyampe,gimana nih pemda krw/jawa barat! kan sayang padahal indah sekali

  9. sodara Tungpeng, saya punya banyak poto gunung sanggabuana tapi belom saya appload di blog ini, kalo emang membutuhkan poto itu ntar aku email ke kamu, tapi minta alamat emailnya yang jelas ya…
    kunjungi juga blog ebook pembangunan karawang di http://karawangebook.wordpress.com gratis ebook pdf….

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s